#OTS Museum Ronggowarsito

12 Feb 2012

Hari minggu, dengan cuaca yang cerah dan panas sangat cocok untuk melakukan kegiatan aktifitas berlibur bersama keluarga, kawan, sahabat, maupun pasangan. Pagi tadi dengan cuaca yang sangat mendukung untuk menikmati waktu libur akhir pekan, saya dan ketiga teman dari dotsemarang yaitu Asmari, Amar, dan Ismi kembali melakukan kegiatan rutin dotsemarang yang diadakan setiap 2 minggu sekali yang dinamakan dengan OTS (On the Spot). Mungkin sudah terlalu sering dijelaskan mengenai konsep dari kegiatan OTS ini, jadi tujuan dari OTS ini adalah untuk mengenalkan pariwisata di kota Semarang melalui program kegiatan rutin di dotsemarang.

OTS dotters kali ini menuju ke Museum Ronggowarsito, berada di jalan Abdurrahman Saleh sebelah selatan bundaran kalibanteng Semarang. Jika yang berasal dari barat dan lewat jalur pantura pasti akan melewati bundaran kalibanteng ini.

Sedikit informasi tambahan bahwa Museum Ronggowarsito ini menyimpan berbagai macam sejarah pada zaman bebatuan, purbakala, penjajahan, proklamasi, kesenian jawa, serta masih banyak informasi seputar Jawa Tengah pada zaman dahulu. Luas bangunan museum ini kurang lebih sekitar 1,8 hektare dan jam kunjungan mulai dari pukul 08.00-14.00 dibuka setiap setiap harinya.

Cukup dengan harga tiket sebesar 4000 rupiah kita sudah bisa memasuki gedung museum Ronggowarsito ini sembari belajar sejarah dan budaya Jawa Tengah yang ada didalamnya. Pada waktu mau memasuki area gedung museum, kita akan menjumpai sebuah patung Ronggowarsito yang diletakkan di muka gedung tersebut. Nah buat kita yang ingin bisa tetap terhubung dengan internet, disini juga tersedia fasilitas hotspot area loh, dengan coverage area mulai dari halaman gedung sampai juga teras gedung. Namun jika sudah mulai masuk gedung maka sinyal nya sudah tidak bisa terjangkau lagi.

Gedung Ronggowarsito ini terbagi menjadi beberapa bagian dengan fungsi gedung yang berbeda, mulai dari gedung pendopo, gedung pertemuan, gedung pameran, perpustakaan, laboratorioum dan lain sebagainya. Nah untuk kali ini kita rombongan dotsemarang akan memasuki gedung pameran. Didalam gedung pameran ini berisikan barang-barang sejarah yang di museumkan, dan di gedung pameran ini juga masih terbagi menjadi 5 bagian. Dimulai dari gedung A berisikan koleksi ilmu pengetahuan, mulai kosmologika, geologika, geografika dan ekologika, seperti berbagai macam bebatuan, logam mulia pada zaman purbakala. Kemudian di gedung B ada berbagai macam bentuk patung atau arca dan fosil-fosil manusia purbakala.

Meski museum ini berisikan barang-barang sejarah namun diantara gedung A dan B ini saya menemukan alat modern juga, seperti layar LCD yang lengkap dengan fasilitas touchscreen nya. Dengan adanya fasilitas ini memberikan kemudahan informasi yang lebih lengkap kepada pengunjung dengan mode tampilan yang visual dan pastinya lebih menarik. Kemudian perjalanan selanjutnya ke gedung C yang berada di lantai 2, disini terdapat berbagai macam teknologi dan kerajinan tradisional. mencakup ruang teknologi mata pencaharian orang-orang dulu beserta industri yang ada pada waktu itu. Selanjutnya ke gedung D, berbagai macam jenis kesenian Jawa berada di gedung D ini, meski suasananya agak mistis namun cukup memberikan pengetahuan baru khususnya bagi saya sendiri.

Selanjutnya ke gedung yang terakhir, yaitu gedung E. Pada gedung E ini berbagai macam jenis emas ada disini, namun sayang saya dan dotters lainnya tidak bisa masuk kesana, karena gedungnya tertutup. Ini emang sudah waktunya untuk ditutup atau emang sengaja ditutup saya juga sendiri kurang tahu :D. Akhirnya perjalanan kami pun berhenti sampai disini, karena sudah cukup melelahkan berkeliling di museum ronggowarsito ini. Ternyata isi dari museum Ronggowarsito ini benar-benar mengingatkan kami kembali ke beberapa zaman dahulu sebelum merdeka maupun setelahnya. Jadi, sebenarnya kalau kita bisa mengambil kesimpulan, bahwa museum itu bukan hanya sekedar bangunan untuk menyimpan barang-barang langka dan lama namun cerita dibalik kisahnya itu yang perlu dijadikan pelajaran untuk kita bisa menginstropeksi diri bahwa di kerasnya kehidupan sekarang itu tak sekeras kehidupan pada zaman dahulu.

Semoga dengan adanya kegiatan OTS dari komunitas blogdetik Semarang (dotsemarang) ini bisa menginspirasi kita untuk tetap mencintai budaya lokal dan mengangakat pariwisata yang ada di Jawa Tengah dalam rangka menyambut program pemerintah di tahun depan yaitu Visit Jateng 2013. Terima Kasih.


TAGS Program dotsemarang Komunitas


-

Follow Me

Kolom Komunitas