
Semenjak adanya media sosial yang semakin berkembang saat ini merupakan sebuah peluang usaha yang cukup diminati berbagai macam kalangan termasuk sebuah perusahaan besar sekalipun. Salah satunya adalah media sosial Twitter. Jika kita memperhatikan dan memanfaatkan twitter ini pasti akan merasakan manfaatnya yang sangat banyak. Selain untuk sebagai fungsi utamanya yaitu situs jejaring sosial yang menjaring semua orang utnuk berkomunikasi didalamnya, juga untuk media informasi dan konsultasi. Namun sebenarnya tidak hanya itu saja, ada yang lebih unik di balik twitter itu sendiri jika dibandingkan dengan berbagai macam situs jejaring sosial yang ada.
Twitter yang hanya menyediakan space sejumlah 140 karakter ini menjadikannya lebih menarik, kenapa demikian. Secara tidak sadar kita akan dituntut untuk berkreatifitas didalamnya, karakter yang terbatas ini menuntut kita untuk memberikan informasi yang jelas, padat, informatif, tidak bertele-tele dan berbobot tentunya. Sedikit isinya namun sangat berarti pesan yang disampaikan. Bagi saya Jack Dorsey (Pembuat Twitter) ini pasti sebelumnya sudah melakukan survey dan juga penelitian yang sangat panjang dan juga melalui proses pengembangan yang begitu besar, tidak semerta-merta hanya untuk membuat program iseng semata, dia ternyata pasti juga sudah memikirkan twitter ini nanti kedepannya tidak hanya sebagai situs jejaring sosial biasa, namun juga sekaligus bisa dijadikan sebagai tempat belajar untuk merangkai kata-kata, dan sehingga harus memutuskan untuk membuat sebuah program microblogging yang bisa dibilang unik ini.
Mau tidak mau kita pasti akan dituntut untuk selalu menciptakan ide-ide penulisan yang singkat dan bermakna pada saat membuat status di twitter. Tapi ternyata banyak juga yang masih mengeluhkan kenapa twitter mesti dibatasi? Mungkin orang-orang yang seperti ini adalah orang yang mempunyai jiwa kekreatifitasan yang lebih tinggi karena mungkin dengan tersedianya 140 karakter ini baginya sangat membatasi kekreatifitasan ceritanya, atau mungkin juga mereka suka bercerita dan menuliskan sebuah kalimat yang tidak bisa di sorting lagi. Jika memang demikian kenapa tidak dituliskan di blog saja, sudah tahu ini namanya microblogging :D. Dan ternyata dengan kondisi yang seperti ini masih ada juga pihak lain yang memanfaatkan kondisi terbatas seperti ini, misalnya ada aplikasi pendukung untuk menuliskan twitter yang lebih dari 140 karakter itu. Ya sebenarnya tidak salah juga sih, mungkin tujuan mereka itu baik yaitu untuk membantu orang-orang yang belum cukup puas dengan batasan 140 karakter ini.
Semakin dipermudah dengan sedikit informasi dan pesan yang singkat ini ternyata masih belum mampu menampung semua aspirasi pengguna twitter yang ketika mengetwit lebih dari 140 karakter ini. Tapi dilihat dari segi positifnya dengan 140 karakter ini ternyata mampu menciptakan twitter sebagai situs microblogging ini seperti sebuah pusat media informasi yang jadi trend saat ini. Pasti sudah banyak yang melihat twit seperti quote, info kota, promo produk dan masih banyak juga lainnya sampai sekarang masih tetap berjalan dan malah bahkan memiliki jumlah follower yang tinggi. Tidak harus mereka yang memberikan informasi secara lengkap dan detail namun cukup memberikan informasi yang sederhana ternyata malah justru bisa jadi senjata ampuh untuk media publikasi dan informasi buat pengikutnya. Karena dengan adanya keterbatasan inilah ternyata manusia mampu untuk kreatif, intinya jika kita bisa mengambil pesan dari twitter ini adalah kita jangan sampai kalah dengan keterbatasan :D
Sumber Foto : Google







sama dengan blog, cuma beda kapasitas tulisan aja bisa menampung lebih banyak.
Yups setuju bro :)
Kreatifnya seperti apa & gimana? kasih contoh dong yg kreatif