Mengenal Lebih Dekat Lagi Komunitas di Kota Kendal

20 Nov 2012

Banyak teman banyak rezeki, sepertinya slogan itu akan mengganti Banyak anak banyak rezeki haha. Sabtu kemarin (17/11) pada waktu saya dan teman-teman dotsemarang lagi mengadakan event roadshow Liga Blogger Indonesia di kota pertama yaitu Kendal, mempunyai banyak cerita yang mewarnai perjalanan kami di kota Kendal tersebut. Mungkin yang saya akan ceritakan kali ini bukan bagaimana perjalanannya dan juga cerita acaranya karena sebelumnya sudah sempat saya tulis disini, tetapi ketika disana banyak hal-hal yang sepertinya perlu kita kenali lebih dekat lagi. Salah satunya adalah komunitasnya.

Selain membawa misi untuk mengenalkan LBI (Liga Blogger Indonesia) dan juga internet. Saya sendiri mendapatkan suatu pengalaman yang cukup berharga, dimana saya disana bisa berkenalan dengan lingkungan baru, teman baru, yang notabennya memang bukan merupakan teman-teman onliner yang sering saya jumpai di semarang.

Berbagai macam komunitas di Kendal pada waktu itu saya jumpai adalah kebanyakan komunitas yang fokus dalam bidang kesenian grafis, seperti photography, sketchup, streetart, dan berbagai sekelompok komunitas lainnya yang tergabung dalam RAMBAK (Rame-Rame Mbangun Kendal).

Tempat biasanya untuk berkumpulnya dari komunitas-komunitas tersebut berada di sebuah rumah yang dinamakan dengan Charisma Creative. Sesuai dengan namanya rumah atau juga basecamp ini benar-benar sangat creative. Ketika saya masuk banyak berbagai macam tulisan dan juga goresan gambar telah menempel pada seluruh bagian dinding rumah tersebut.

Untuk lebih jelasnya kita coba cek satu persatu ada komunitas apa saja di dalam charisma creative ini.

Pertama, ada komunitas Kendal Jepret. Sesuai dengan namanya, komunitas ini tak jauh-jauh dari yang namanya kamera. Ya, ini adalah komunitas photographynya anak-anak Kendal. Apa yang dilakukan oleh teman-teman Kendal jepret sudah cukup professional, dimana anggotanya yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu anggota yang memiliki ID Card, Anggota Non ID card, dan Anggota secara kesuluruhan. Dimana masing-masing mempunyai tugas yang berbeda. Bagi yang memiliki ID Card ini tugasnya sudah seperti layaknya jurnalistik, ketika mau ngambil gambar langsung menunjukkan ID cardnya sebagai identitas diri.

Eh kok mariana lagi?

Kedua, Kendal Sketchup. Komunitas ini adalah sekelompok orang-orang yang suka bermain desain grafis dengan menggunakan bantuan perangkat lunak sketchup. Salah satu karyanya bisa dilihat dibawah ini

Eh jangan liat Asmarinya tapi apa yang dilihat Asmari :p

Ketiga, komunitas Kendal StreetArt. Komunitas Kendal streetart ini adalah komunitas yang biasanya suka menggambar pada tembok-tembok besar. Kalau kita pada waktu jalan-jalan terus menjumpai orang-orang yang sedang membuat tulisan maupun lukisan di tembok-tembok jalanan nah itulah yang dinamakan dengan streetart. Umumnya kita mengenalnya sebagai seni lukisan grafitty.

Tiga komunitas diatas itu tergabung pada satu basecamp di Charisma Creative. Dan salah satu dari anggota Kendal jepret sempat bercerita bahwa nantinya akan ada satu tambahan komunitas baru lagi yaitu Kendal Action, dimana komunitas Kendal action ini nantinya akan bergerak pada bidang perfilman. Wah cukup lengkap juga ternyata. J

Di sela-sela kami dari dotsemarang pada waktu mengisi acara, datang juga teman-teman komunitas di Kendal lainnya yang ikut bergabung. Kalau tadi ada rambak sekarang ada beberapa komunitas seniman yang tergabung pada F2BK (Forum Kantong-kantong Budaya Kendal). Dimana dalam forum tersebut banyak sekali komunitas senimannya. Namun hanya beberapa perwakilan komunitas saja yang ikut datang pada acara kami tersebut. Diantaranya, Omahgores, Komunitas OI, OGSB (Orkes Gebyok Senggol Bacok), dan juga ada komunitas teater.

Di penghujung acara, ada sedikit perform dari teman-teman komunitas OGSB yang mana sedang kala itu menyanyikan beberapa lagu yang cukup asing terdengar oleh saya. Lagu-lagu yang dinyanyikan kurang begitu saya ketahui itu termasuk jenis musik bergenre apa, namun menurut info dari salah satu anggotanya tersebut menyampaikan bahwa lagu-lagu yang dinyanyikan oleh teman-teman OGSB ini umumnya diambil dari barisan puisi Wiji Thukul (seorang seniman dan juga penyair). Instrumen musik seadanya yang terdiri dari gitar besar dan juga gitar okulele yang mengiringinya cukup nyaman didengar.

Perform dari teman-teman OGSB

Berbagai keragaman komunitas yang saya temui di satu tempat tersebut, membuktikan bahwa ternyata anak-anak muda bangsa ini mempunyai wadah atau tempat untuk saling mencurahkan hobbynya untuk kegiatan yang positif. Mungkin bisa dikatakan tidak hanya sekedar hobby, melainkan kecintaan mereka terhadap sebuah karya seni. Mereka berkumpul seperti layaknya keluarga sendiri, mencintai musik dan seni untuk melestarikan budaya atas dasar karena mereka merasa memiliki, bukan karena ingin mencari sebuah perhatian dari lingkungan sekitar.

Sama halnya seperti saya dan juga teman-teman dotsemarang lainnya disini yang suka dalam hal tulis-menulis (blogger), mengekspresikan apa yang ada dalam pikiran kita bukan semata-mata karena ingin dipuji tulisannya. Melainkan ingin berbagi dari sedikit apa yang kita ketahui.

Salam @Coffeedarat


TAGS Roadshow LBI dotsemarang kendal jepet


-

Follow Me

Kolom Komunitas