Latar Belakang Pengembangan BBM ke iOS dan Android

16 May 2013

Mungkin sepertinya nanti kedepan perlahan-lahan semua orang akan menanggalkan apa itu sms. Semenjak terdengar kabar mengenai BBM akan dibuat untuk platform iOS dan Android sepertinya nanti jumlah pengguna internet ini akan semakin melonjak tinggi. Pasalnya dulu orang-orang ingin sekali memiliki smartphone Blackberry yang tujuan utamanya saya yakin hanya untuk mencoba fasilitas BBM yang begitu booming di Indonesia ini. Ketika BBM memang jadi akan ada di platform iOS dan juga Android tentu masyarakat tak perlu lagi merasa kelimpungan jika ditanya, PIN BB mu berapa?

Kita lihat saja pasar Android yang saat ini bisa kita lihat penggunanya merajai pasar gadget saat ini. Mulai dari tablet maupun smartphone, kenapa? Karena Android yang sangat fleksibel untuk diterapkan ke beberapa perangkat menjadikan banyak brand untuk menawarkan gadget Android mereka. Tidak cuma brand yang sudah terkenal, brand keluaran chinapun saat ini sudah bersistem operasi Android. Tak perlu pusing lagi kalau harus membeli smatphone Android karena sekarang ini sudah banyak sekali smartphone Android yang dijual dibawah harga 1 juta.

Kira-kira apa yang melatarbelakangi BBM mengembangkan aplikasinya di platform iOS dan Android seperti yang ditulis pada blog resmi Blackberry disini. Beberapa kemungkinan yang melatarbelakangi BBM mengembangkan aplikasinya ke beberapa platform, antara lain :

1. Pengguna Internet Semakin Banyak

Kita lihat sendiri pengguna internet di indonesia saja kurang lebih mencapai 120 juta orang dan kemungkinan pengguna ini akan naik 10% pada tahun 2014 mendatang (data diambil dari berbagai sumber media) ini belum lagi data dari Negara lainnya. Itu artinya dengan BBM mengembangkan aplikasinya tentu akan meningkatkan perluasan pasar mereka. Seperti yang saya ketahui Blackberry yang perkembangannya bagus hanya di Negara Indonesia saja, selain itu penjuualan Blackberry di Negara lain tak sebagus di Indonesia. Jika ternyata BBM mampu mengembangkan ke lain platform, otomatis akan meningkatkan pendapatan mereka.

2. Persaingan Aplikasi Chatting

Chatting, menurut rekan-rekan pembaca semua sejak kapan kalian mengenal chatting? Pasti sejak kita mengenal internet yang pada waktu itu aplikasi chatting paling ramai adalah MiRc dan Yahoo Messenger. Namun aplikasi tersebut lebih dominan dipakai melalui perangkat PC/Notebook. Tapi jika ditanya kapan kita mengenal aplikasi chatting pada smartphone atau perangkat mobile? Saya perkirakan semenjak Blackberry masuk pasar Indonesia kemudian aplikasi BBM menjadi booming sehingga setelahnya melahirkan beberapa aplikasi chatting yang kebanyakan tersemat pada all platform smartphone non Blackberry, seperti WhatsApp, LINE, KakaoTalk, WeChat dan masih banyak aplikasi lainnya. Saat ini tentu kita sering melihat iklan di TV yang beberapa kali memunculkan iklan aplikasi chatting tersebut. Ya, kalau BBM mungkin tidak perlu lagi mengenalkannya kepada publik, tapi jika BBM ada di platform Android maupun iOS ini adalah cerita baru :).

3. Peluang Merajai Pasar

It’s all about money. Ya, semua pasti dilakukan untuk bisa memperoleh keuntungan yang lebih besar lagi dari keuntungan besar yang sudah didapatkannya sekarang ini. BBM tentu tahu pasarnya sampai dengan sejauh ini seperti apa. Tentu mereka tidak akan begitu mudah menurunkan idealismenya sendiri untuk mengembangkan aplikasinya ke beberapa platform kalau mereka tidak tahu apa yang nanti akan didapatkannya.

Semua itu hanya perkiraan yang saya simpulkan sendiri, selebihnya rekan-rekan pembaca bisa menyimpulkan kembali. Memang belum pasti nanti akan jadi atau tidak karena pihak Blackberry masih mengajukan pengembangan aplikasinya tersebut ke iOS dan Android, jika diterima. Tapi kemungkinan besar akan segera rilis. Kalau memang BBM jadi tersemat pada platform iOS dan Android tentu beberapa user akan semakin mudah dalam berkomunikasi. Akan tetapi jika ini benar-benar terjadi prediksinya mungkin Blackberry akan mengalami penurunan penjualan smartphone-nya. Karena umumnya yang dibutuhkan orang saat ini hanya BBM nya saja bukan Blackberry-nya. Pasti ini sudah menjadi pertimbangan dari pihak Blackberry sendiri.

Sumber Foto : blogs.blackberry.com


TAGS blackberry gadget smartphone


-

Follow Me

Kolom Komunitas